Cara Mendaftar Email di Yahoo

Minggu, 06 November 2011

| 0 komentar
Assalamualaikum wr.wb
Kebetulan di semester ini saya juga di ajari cara membuat email,saya jadi suka kirim email.sebelum di ajari pun saya juga sudah bisa sebenarnya.Karena beberapa teman ada yang bertanya bagaimana cara membuat email,akhirnya saya membuat postingan ini.perhatikan cara di bawah ini(sambil dengar musik juga boleh)

1. buka langsung yahoo mail dengan Url id.yahoo.com lantas cari tulisan Buat Account seperti gambar di bawah ini



2. anda akan di bawa kehalaman Pendaftaran yahoo mail dan seperti gambar di bawah ini

3. silahkan anda isi keterangan anda di kolom pendaftaran yahoo mail mulai dari :

Nama Saya : ketikkan nama anda disini nama depannya dan nama belakang(sam witular)
Jenis Kelamin : Pilih jenis kelamin anda laki-laki atau Perempuan 
Tanggal Lahir : Tanggal lahir anda kapan(isi sesuai yang diminta)
Saya tinggal Di : scrool Tempat tinggal anda di mana (Indonesia)
ID Yahoo! dan Email : isilah dengan Id yahoo dan email yang anda inginkan,sesua kemauan anda sendiri. Gunakan 4 hingga 32 karakter dan mulai dengan huruf. Anda bisa menggunakan huruf, angka, garis bawah (_), dan satu titik (.). Untuk bagian belakangnya bisa dipilih sesuai selera apakah mau memakai @yahoo.co.id, @yahoo.com, @ymail.com
Kata Sandi  : isilah kata sandi (kalau bisa jangan mudah diketahui seperti tanggal lahir, nama anak, nama istri)
Ketik ulang Kata Sandi : isikan ulang kata sandi anda
Pertanyaan Keamanan : fungsinya jikalau kita lupa password email kita sehingga kita bisa meminta kembali password kita yang hilang ato menggantinya
Jawaban Anda : isikan jawaban atas pertanyaan keamanan anda tadi
Ketik kode yang ditampilkan : ketik kode yang di tampilkan dan apabila anda kesulitan dengan kodenya bisa diganti dengan cara klik "Coba Kode Baru" dan terakhir klik Buat Account Saya.

4. dan kalian akan di bawa kehalaman baru(apabila berhasil semua Step diatas). dan ada tulisan seperti Siap menggunakan ?Yahoo!??. Klik tombol Lanjutkan dibawahnya.
5. dan selesai sudah Pendaftaran email anda di yahoo (mudah bukan).
sumber: http://www.witular.com/2011/01/cara-membuat-alamat-email-mudah-dan.html

Cara Mengirim Email Melalui Yahoo

Sabtu, 05 November 2011

| 1 komentar
Assalamualaikum wr.wb
Kebetulan di semester ini saya mempelajari cara mendaftar dan menggunakan email.Dan,ide memposting ini karena banyak teman saya yang bertanya"bagaimana cara mengirim email?",jadi,kali ini saya akan menjabarkan cara berkirim surat elektronik tersebut.oya,ini khusus untuk yahoo,untuk email yang lain,jika ada kesempatan akan saya posting.

Langkah langkah untuk mengirim email :
1. Login ke YahooMail.com atau klik Yahoo.com lalu klik menu mail. Masukkan username dan Password login nya. Seperti yang tercantum pada gambar di bawah ini :

2. Setelah masuk ke bagian dalam akun email Anda lalu klik menu Create yang ada pada pojok kiri halaman email. Seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini :

3. Setelah menklik menu Create atau New atau Buat akan tampil tampilan email seperti ini :

Kolom isian ;
1. To :
Diisi dengan alamat email yang di tuju. contohnya aayohan@gmail.com pastikan alamat email tersebut tanpa spasi, kesalahan satu karakter huruf seperti halnya mengirim SMS tidak akan terkirim.
2. CC : (diisi kalau diperlukan)
CC (copy carbon) alias salinan email kolom ini bisa diisi atau tidak. Fungsi kolom ini untuk mengirim email ke beberapa email sekaligus .  isi dengan alamat email tambahan jika ada alamat email lebih dari satu alamat email, contoh : emailteman1@gmail.com,emailteman2@yahoo.com (pisahkan dengan tanda koma) Anda juga bisa menambahkan BCC (Bling Copy Carbon)
pada menu yang ada disebelahnya.

Bcc bisa digunakan jika ingin orang yang dikirimi email tidak bisa mengetahui ke mana saja email tersebut anda kirimkan). Contoh kasusnya seperti ini, jika anda mengirim email ke 20 orang (alamat email), maka orang pertama tidak tahu ke 19 orang lainnya yang anda kirimi email, demikian juga orang kedua tidak mengetahui ke 19 orang lainnya yang anda kirimi email, demikian seterusnya.
Jika menggunakan Cc maka 20 orang yang anda kirimi email mengetahui ke mana saja anda kirim email tersebut.

3. Subject :
Kolom isian ini untuk judul atau topik email. Pastikan diisi untuk memperjelas kiriman email oleh penerima Email.
4. Content :
Pada kolom kosong dibawah isilah dengan isi email. Gunakan bahasa yang baik dan benar untuk memudahkan penerima email Anda.
4. Langkah terakhir yaitu klik tombol Send yang berada di atas kolom send. Selesai.  Proses selanjutnya proses pengiriman email yg berlangsung dalam hitungn detik.
Silahkan bagi yang kurang faham bisa memberi komentar. Anda juga bisa mendownload tutorial mengirim email dengan mengunjungi dan mendownload artikel ini di  :
http://cektkp.com/email
sumber: http://yohansalman.com/internet/cara-mengirim-email-melalui-yahoo/

Sinkob Masal Karena Exhausen

| 0 komentar
BLITAR - MTsN Jambewangi, Kecamatan Selopuro kemarin (3/10) gempar. Diduga cuaca terik dan belum sarapan pada saat mengikuti upacara bendera, sebanyak 11 siswa pingsan pada pergantian jam pelajaran kedua atau sekitar pukul 09.00.  Kuat dugaan, penyebab pingsan massal itu akibat kepanasan usai mengikuti upacara bendera yang diselenggarakan pada pagi harinya. Karena penanganan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) tidak mampu, 11 siswa itu dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi untuk mendapatkan penanganan medis.
Diketahuinya pingsan massal itu bermula sekitar pukul 09.00, saat ada beberapa siswa yang mengeluhkan mual dan pusing di dalam kelas. Oleh pihak madrasah, siswa bersangkutan langsung dilarikan ke UKS untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun beberap saat kemudian, dari berbagai kelas muncul beberapa siswa dengan keluhan yang sama. Siswa yang mengalami pingsan, antara lain, Mita Yulina Santi (VIII C), Sri Ajeng Komariyah (VIII B), Robiah (IX D), Sahna (VII F), Infan Dwi (VII D), Amin N Mustapa (IX A), Eka Z (VII D), Adawiyah (IX D), Isma Lutfiah (VIII E), Riska (VIII E), dan Berlyan (VIII E).
Menurut Waka Kesiswaan MTsN Jambewangi Nu’man, informasi yang diperoleh dari para siswa, rata-rata mereka yang pingsan tidak sarapan sebelum berangkat ke madrasah. Selain itu pada pukul 07.00, seluruh siswa juga mengikuti upacara bendera. Awalnya juga tidak ada gejala apa-apa pada saat memasuki jam pelajaran kedua, beberapa siswa mulai mengeluhkan mual dan pusing. “Satu persatu siswa dibawa ke UKS,” jelasnya.
Namun, beberapa saat kemudian beberapa siswa dari lain kelas juga mengalami hal yang sama. Dengan kondisi itu, akhirnya sekolah mengalami kendala dalam penanganan siswa yang merasakan mual dan pusing, dan akhirnya siswa itu dilarikan ke Puskesmas Selopuro karena tidak tertangani pihak madrasah. Atas saran dari pihak puskesmas, 11 siswa itu akhirnya dirujuk ke rumah sakit sekitar pukul 10.30. “Dari jumlah siswa itu, dua siswa diantaranya diketahui sedang menjalankan puasa,” ungkap Nu’man.
Namun, dengan kejadian itu masyarakat kembali teringat dengan kejadian keracunan massal yang terjadi pada 19 Januari 2011 lalu. Saat itu, sebanyak 11 siswa mengalami keracunan pada saat jam istirahat. Diduga pemicu keracunan massal itu adalah setelah siswa itu mengkonsumsi mie rebus dan teh di salah satu warung di sekitar sekolah. Semua siswa yang mengalami keracunan itu mengeluhkan perut mual dan kepalanya pusing, dan akhirnya juga dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo. Dengan kejadian itu, pihak madrasah menegaskan musibah kali ini tidak ada kaitannya dengan kejadian awal tahun itu. “Musibah ini tidak ada kaitannya dengan makanan, karena siswa banyak yang tidak makan. Jadi tidak ada hubungannya dengan keracunan Januari lalu,” tegas waka kesiswaan ini.
Sri Ajeng Komariyah, 13, salah satu korban pingsan mengaku sudah mengalami gejala mual dan pusing sekitar pukul 07.00, pada saat mengikuti upacara bendera. Namun saat itu karena merasa masih kuat akhirnya gejala yang dirasakan itu tidak dihiraukan sama sekali, hingga akhirnya saat pergantian jam pelajaran kedua, dia tidak kuat dan tubuhnya terasa lemas. “Saya tidak tahu, awal terasa mual dan pusing, tapi kok malah semakin lemas,” ujarnya saat mendapatkan perawatan di UGD kemarin.
Suasana UGD sendiri kemarin sangat ramai, untuk menampung 11 siswa yang mengalami pingsan. Kemarin pihak rumah sakit membuatkan ruang tambahan untuk memberikan perawatan kepada para siswa. Beberapa pengajar dan staf madrasah tampak hilir mudik mengamati perkembangan kondisi siswanya. Beruntung, belasan siswa itu segera mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, keterangan dari rumah sakit, sekitar pukul 10.30, yang datang sebanyak empat siswa yang diantarkan pihak madrasah. Tak berapa lama, datang beberapa siswa lagi secara bergelombang hingga pukul 11.46. Total ada 11 siswa yang mendapatkan penanganan dari pihak rumah sakit untuk diketahui penyebab pingsan massal itu. Hasil diagnosa, gejala yang dialami semua siswa rata-rata sama, yakni mual dan pusing. Dan tidak ada siswa yang berakibat batal dengan musibah itu. “Hanya satu yang memerlukan bantuan oksigen karena merasa sesak,” jelas Kasubbag Humas RSUD Ngudi Waluyo Lilik Sukesi.
Lanjutnya, informasi dari tim medis di Unit Gawat Darurat (UGD) yang menangani 11 siswa itu, mereka pingsan (sinkob) karena kepanasan (exhausen). Dan dari hasil penanganan, sekitar 30 menit usai penanganan, semua siswa sudah menunjukkan kondisi yang membaik. Baru sekitar pukul 13.30, satu persatu siswa sudah diizinkan pulang, karena kondisi sudah membaik dan ditangani dengan rawat jalan. 
sumber: http://superndanden.blogspot.com/2011/10/sinkob-masal-karena-exhausen.html#comment-form

Misteri "Unidentified Submerged Object", Benda Bawah Air Tak Dikenal

Selasa, 01 November 2011

| 0 komentar
Lebih dari 100 tahun belakangan, para awak kapal yang sedang menjelajahi lautan dibingungkan dengan penampakan-penampakan objek tak dikenal yang muncul dari dalam laut dan terbang dengan kecepatan tinggi. Objek-objek seperti ini kemudian diberi julukan Unidentified Submerged Objek (USO) atau Objek bawah air tak dikenal.

Banyak yang percaya kalau objek misterius ini sesungguhnya sama dengan UFO yang sering terlihat di udara. Karena itu, kadang objek ini juga sering disebut dengan istilah UFO air.


Penampakan USO disebut-sebut telah ada sejak ribuan tahun yang lalu.

Pada tahun 329 SM, pasukan Alexander agung disebut menjumpai dua objek berbentuk piringan yang muncul dari sungai Jaxartes di india. Menurut legenda, Alexander begitu terpesona dengan penampakan itu sehingga ia menghabiskan 6 tahun berikutnya untuk menjelajahi sungai itu dengan peralatan penyelam pertama di dunia.

Christopher Colombus juga disebut pernah menjumpai objek bawah air tak dikenal. Pada tanggal 11 Oktober 1492, kapal Santa Maria yang ditumpangi oleh Colombus sedang melewati wilayah segitiga Bermuda. Kemudian, mereka melihat cahaya-cahaya aneh berkelap-kelip di dalam air disusul dengan munculnya sebuah objek berbentuk piringan yang segera terbang dengan cepat ke angkasa.

Tidak ada yang bisa memastikan apa yang dilihat oleh Alexander agung atau Colombus. Ratusan tahun kemudian, kita kembali menemukan banyak laporan penampakan serupa. Contohnya seperti kesaksian-kesaksian di bawah ini:

Pada tanggal 18 Juni 1845, Malta Times melaporkan:
"Saat itu kapal brigantine Victoria berada sekitar 900 mil di sebelah timur Adalia ketika para awak kapal melihat tiga objek bercahaya muncul dari dalam air. Objek-objek itu terlihat selama 10 menit dan terbang setengah mil dari kapal."
Menurut para awak yang menyaksikannya, objek-objek itu terlihat berukuran seperti bulan purnama. Penampakan ini juga dilaporkan oleh saksi lain yang berasal dari Adalia, Siria dan Malta.

Pada tanggal 12 November 1887, di dekat tanjung Race, sebuah bola api besar muncul dari laut, naik 20 meter, lalu mendekati sebuah kapal yang ada di dekatnya, yaitu kapal uap Inggris bernama Siberian. Objek itu bergerak menentang arah angin, kemudian mundur dan terbang menjauh. Peristiwa ini dilaporkan dan didiskusikan oleh majalah Nature, L'Astronomie, dan Meteorological Journal.

Pada malam tanggal 10 Februari 1951 seorang pilot angkatan udara Amerika bersama rekannya sedang menerbangkan pesawatnya dari Islandia menuju Newfoundland. Ketika pesawatnya berada pada jarak sekitar 300 mil dari Newfoundland, mereka melihat sebuah objek bercahaya muncul dari dalam laut.
"Ketika kami semakin dekat dengan objek yang berkilauan ini, ia berubah menjadi lingkaran-lingkaran cahaya putih yang besar di atas air. Lalu, kami melihat sebuah lingkaran cahaya berwarna kuning yang kecil, lebih kecil dibanding objek yang melepaskan lingkaran cahaya itu, pada jarak 15 mil. Ketika objek itu terbang mendekati pesawat kami, kami bisa melihat sebuah pesawat berkubah yang melepaskan korona."
7 tahun kemudian, objek bawah air tak dikenal kembali menjadi subjek pemberitaan.

Pada bulan Mei 1958, sebuah kapal selam misterius terlihat oleh para awak kapal perang Argentina. Kapal selam itu, walaupun kadang terlihat oleh mata, tidak bisa terlacak oleh sonar, hydrophones atau radar. 14 kapal perang Argentina kemudian memburu kapal selam itu sambil sesekali menembakkan torpedo kearahnya. Namun tidak terlihat adanya tanda kerusakan dan kapal selam itu terus melaju hingga menghilang dari pantauan.

Pada Oktober 1959 dan Januari 1960, kapal selam serupa kembali terpantau oleh militer Argentina. Perburuan kembali terjadi, namun kapal selam itu kembali menghilang.

Kapten Ray.M Pitts, salah seorang spesialis peperangan kapal selam yang ikut dalam perburuan ketiga mengkonfirmasi kalau objek itu memang kapal selam. Namun ia juga mengatakan kalau ia dilarang untuk berbicara lebih jauh mengenai peristiwa itu.

Tahun 1963, perburuan USO yang lain kembali terjadi. Kali ini sonar kapal selam Amerika yang sedang berada di Puerto Rico menangkap sebuah objek yang bergerak dengan kecepatan 150 knots dan berada pada jarak 20.000 kaki di bawah kapal selam.

Kapal selam itu membuntuti objek itu selama 4 hari lamanya. Pada hari ke-4, objek itu tiba-tiba bergerak dengan kecepatan yang tinggi sehingga lolos dari pantauan sonar.

Pada Agustus 1965, para awak kapal Raduga dari Rusia, sementara sedang berlayar di laut merah, melihat sebuah objek elips berapi muncul dari dalam air dan melayang di permukaan selama beberapa lama. Jarak objek itu hanya 2 mil dari kapal. Para awak memperkirakan kalau objek itu memiliki diameter 60 meter dan melayang pada ketinggian sekitar 150 meter dari atas permukaan laut.

Pada tanggal 30 Juni 1967, para awak kapal Naviero dari Argentina melihat sebuah objek silinder di dalam air. Objek itu mengeluarkan cahaya berwarna biru putih dan panjangnya diperkirakan sekitar 33 meter. Yang aneh adalah, objek itu tidak mengeluarkan suara sama sekali walaupun ia bergerak di air dengan kecepatan yang cukup tinggi. Bahkan hampir tidak ada ombak yang tercipta karena pergerakan benda itu. Ketika objek itu nyaris menabrak kapal Naviero, ia segera berubah arah dan menyelam kembali ke dalam air.

Pada tahun 1967, para saksi yang terdiri dari belasan orang melihat sebuah objek tak dikenal jatuh ke air di Shag Harbour, Nova Scotia, Kanada. Objek tersebut, yang terlihat seperti sebuah pesawat aneh, diperkirakan memiliki panjang sekitar 18 meter. Para saksi mata juga menyebutkan kalau pesawat itu melayang sebentar, mengeluarkan cahaya berwarna oranye, lalu masuk ke dalam air.

Insiden ini sempat diberitakan oleh media-media seluruh dunia hingga menyebabkan pihak militer dan polisi Kanada melakukan pencarian besar-besaran. Namun, pesawat misterius tersebut tidak ditemukan sama sekali.


Insiden Shag Harbour adalah salah satu insiden UFO yang paling terkenal di dunia.

Salah satu peristiwa perjumpaan USO yang paling aneh, mungkin yang berhubungan dengan kapal Volga.

Pada tanggal 7 Oktober 1977, Volga, sebuah kapal Rusia yang digunakan untuk memperbaiki kapal selam, sedang berada di laut karena panggilan untuk memperbaiki sebuah kapal selam. Tiba-tiba 9 objek bulat terlihat muncul dari air dan segera mengelilinginya. Peristiwa ini berlangsung selama 18 menit. Saat itu juga, seluruh sistem komunikasi di atas Volga mengalami gangguan. Kapten Tarantin yang memimpin segera memerintahkan para awak untuk mengamati objek-objek tersebut:
"Aku ingin kalian mengamati objek tersebut dengan hati-hati dan mengingatnya baik-baik! Aku juga ingin kalian menggambarnya supaya ketika kita kembali ke Sovyet, tidak ada yang bisa bilang kalau kapten kalian ini gila dan mabuk!"
Pada tanggal 26 Juli 1980, para pelaut dari kapal Brazil, Caioba-Seahorse, melihat objek bulat berwarna abu-abu dengan diameter sekitar 10 meter sedang meluncur di air. Pada saat yang sama, cahaya terang muncul di horizon dan mendekati objek tersebut. Lalu, semua peralatan di atas kapal mati secara mendadak. Cahaya itu kemudian bergabung dengan USO yang ada di dalam air. Setelah itu, USO itu naik, melayang selama beberapa saat dan terbang dengan kecepatan tinggi ke angkasa.

Salah satu penampakan USO yang paling spektakuler mungkin adalah yang terjadi pada tanggal 14 Juni 1992. Para saksi mata di California, mengaku melihat ratusan pesawat aneh muncul dari laut tanpa mengeluarkan suara. Penampakan ini kemudian segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun, karena sifat penampakan yang terlalu luar biasa, pihak kepolisian tidak menindaklanjuti laporan ini. Kisah penampakan California ini pernah diangkat oleh History Channel dalam sebuah film dokumenternya.

Hingga hari ini, tidak ada yang bisa memberikan penjelasan mengenai identitas objek-objek tersebut.


Bagi mereka yang percaya dengan keberadaan makhluk luar angkasa yang cerdas, USO adalah bukti kalau makhluk luar angkasa sesungguhnya memantau bumi secara terus menerus dari markas yang dibuat di dalam laut. Jika memang ada makhluk luar angkasa yang berniat membuat markas di bumi, maka pilihan mereka untuk membuatnya di dalam laut menjadi sebuah pilihan yang tepat karena memang sebagian besar samudera kita sesungguhnya belum terjelajahi.

Ivan T Sanderson, dalam bukunya yang berjudul Invisible Resident (1970) menyatakan kalau USO adalah bukti adanya intelijensi lain di bawah air yang sedang mengembangkan peradabannya.
"Jika memang ada sejenis peradaban teknologis yang unggul berkembang dalam planet di bawah air, maka peradaban ini tampaknya lebih maju dibandingkan dengan peradaban kita, sekitar beberapa juta bahkan mungkin miliaran tahun di depan kita."
Tentu saja, argumen ini tidak bisa dibuktikan. Namun, Sanderson tidak sendirian karena pemahaman ini juga dipercaya oleh banyak pihak.

Bagi mereka yang lebih skeptis, penjelasan mengenai penampakan ini bisa bervariasi, mulai dari salah lihat hingga rekayasa. Memang tidak bisa disangkal kalau ada kemungkinan para awak kapal telah melihat sebuah fenomena alam dan menyangkanya sebagai USO. Kejadian seperti ini banyak terjadi dalam kasus penampakan UFO. Namun pertanyaannya, fenomena alam apa yang memiliki ciri-ciri sesuai dengan deskripsi laporan para saksi?

Inilah yang masih belum dipastikan.

Beberapa orang lain percaya kalau USO yang sering terlihat sebenarnya adalah torpedo yang sedang melaju. Namun, torpedo tidak terbang ke udara. Ini tidak sesuai dengan deskripsi saksi.

Jadi, sebagian lain mengajukan teori kalau sesungguhnya USO adalah pesawat militer yang canggih.

Teori ini juga sering digunakan untuk menjelaskan laporan penampakan UFO. Jika kita kaitkan USO dengan pesawat militer, maka itu artinya cuma satu: pesawat itu haruslah sebuah pesawat yang mampu menyelam ke dalam air dan kemudian terbang dengan cepat.

Menariknya, pesawat jenis ini ternyata pernah ada, paling tidak dalam rupa prototipe.

Pada tahun 1934, Boris Petrovich Ushakov, seorang mahasiswa teknik dari akademi militer Sovyet, mengajukan sebuah rancangan pesawat yang bisa menyelam di dalam air. Pesawat ini ditujukan untuk menyergap kapal musuh yang lewat dengan cara menyelam di kedalaman tertentu, menunggu kapal musuh, dan menembakkan torpedo ketika kapal musuh itu lewat di atasnya. Konsep Ushakov tidak pernah dibuat karena dianggap tidak efektif.

30 tahun kemudian, ide Ushakov direalisasikan oleh Donald Reid, seorang insinyur di North American Aviation. Ia membuat pesawat itu pada tahun 1963 dan diberi nama Reid Flying Submarine (RFS-1). Hebatnya, Reid membuat rancangannya dengan menggunakan suku cadang bekas pesawat dan mengerjakannya hanya di waktu luang.

Dalam uji coba perdana, pesawat itu mampu terbang hingga ketinggian 10 meter, mendarat di air dan menyelam hingga kedalaman beberapa meter. Walaupun terlihat menjanjikan, pihak militer sepertinya tidak tertarik untuk membuat pesawat itu hingga RFS-1 berakhir hanya sebagai sebuah prototipe.
RFS-1
Namun, jangan salah. Militer Amerika tidak tertarik dengan RFS-1 bukan karena tidak menyadari manfaatnya, melainkan karena mereka sendiri sedang membuat pesawat sejenis yang disebut Convairyang kemudian sering disebut subplane. Menurut Eugene Handler, seorang insinyur dari pihak angkatan laut, pesawat ini sangat ideal untuk menyerang kapal Sovyet di laut Baltik dan Kaspia. Tetapi, Convair ternyata bernasib sama dengan RFS-1. Malah, convair tidak sempat dibuat prototipenya karena proyek ini dibatalkan kongres pada tahun 1966.

Hasrat mengenai pesawat sejenis USO tidak pernah pupus dari pikiran militer Amerika. Pada tahun 2008, DARPA, badan riset milik Pentagon, mengumumkan kalau mereka telah memulai proyek pembuatan subplane. Pada tahun 2010 ini, pesawat ini telah masuk kedalam tahap pengajuan proposal karena berbagai rancangan telah diterima oleh mereka.

Dalam beberapa tahun, sepertinya kita akan melihat banyak USO mondar-mandir di lautan lepas.

Mungkinkah USO yang terlihat oleh para pelaut itu adalah pesawat canggih milik militer?

Jika kita mempercayainya, maka pertanyaannya selanjutnya adalah apakah pada masa perang dunia I dan II, pihak militer (negara manapun) telah berhasil membuat pesawat secanggih itu?

Jika pertanyaan ini dapat terjawab, maka saya rasa jawaban ini dapat menjelaskan banyak pertanyaan mengenai penampakan UFO di seluruh dunia.

sumber: http://kabarpagimu.blogspot.com/2011/10/misteri-unidentified-submerged-object.html

Penyebab Banteng Membenci Warna Merah

| 0 komentar
Orang sering kali diingatkan untuk hati-hati jika berdekatan dengan banteng jika mengenakan baju berwarna merah. Apakah warna merah memang membuat banteng marah? Faktanya, banteng tidak dapat melihat dengan sempurna, karena Buta Parsial.

Apa yang menyebabkan seekor banteng terganggu adalah, karena seseorang melambaikan kain tepat di depan wajahnya. Pandangan terhadap warna adalah subyek yang menipu. Di dalam pandangan manusia memiliki batang mata yang sensitif terhadap cahaya, tetapi tidak menyediakan informasi mengenai warna. Tetapi banteng punya, dan bekerja baik dalam cahaya redup atau gelap.

Seperti saat melihat di malam hari, persepsi warna menjadi buram karena gelap. Batang mata manusia dilengkapi dengan tiga jenis sel kerucut, masing-masing sensitif terhadap panjang gelombang cahaya yang berbeda, gelombang merah, hijau, dan biru. Setiap warna yang kita tahu, dapat direpresentasikan sebagai kombinasi dari warna dasar tersebut.

Ketika sesuatu yang tidak beres dengan aspek pandangan dasar ini, maka menghasilkan kebutaan warna, yang biasanya berupa ketidakmampuan yang tidak lengkap untuk membedakan warna, daripada mempersempit rentang warna yang dapat dirasakan. Manusia memiliki pandangan warna umum seperti dalam ikan, reptil, amfibi, dan burung. Beberapa binatang melihat lebih banyak warna dari yang kita dapat, misalnya lebah.

Buta Parsial
Persepsi warna merupakan respon otak atas stimulus yang diterima oleh retina. Telah diidentifikasi 3 jenis sel fotoreseptor kerucut (yang diperlukan untuk dapat membedakan warna) yakni biru, hijau, dan merah. Dibutuhkan minimal 2 sel untuk dapat membedakan warna, dan pada penglihatan warna normal dibutuhkan ketiganya. Buta warna biasanya disebabkan oleh faktor keturunan. Dari faktor keturunan ini yang paling sering ditemukan adalah defek sel merah-hijau. Buta warna ini berkaitan dengan gen X resesif, jadi diturunkan oleh ibu (tidak harus mengalami buta warna, karena gen bersifat resesif) kepada anak laki-lakinya. Pada seseorang dengan buta warna parsial, dapat mengalami defek pada sel kerucut merah ataupun hijau sehingga tidak dapat mempersepsi warna tersebut dan turunannya, juga sulit membedakannya.

Penyebab banteng ga suka kain warna merah sendiri karena sebenernya banteng itu ga suka lambaian kainnya, bukan warna kainnya itu sendiri. Banteng punya penyakit buta parsial yang dia ga bisa ngeliat warna/buta warna. Tapi karena matador emang udah biasa pake kain merah sebagai alat untuk aksinya melawan banteng, kita menganggap warna merah lah yang ngebuat si banteng ngamuk.

Sumber:http://kabarpagimu.blogspot.com/2011/10/penyebab-banteng-membenci-warna-merah.html

Musik

Followers

 

Lorem

Avenged Sevenfold-Dear God

Free Music Sites
Free Music Online

free music at divine-music.info

Ipsum

Dolor