Pemanasan Jari Ala John Petrucci

Selasa, 06 Maret 2012

| 1 komentar

john_petrucci
John Petrucci merupakan gitaris dari band Art Rock Dream Theater dan pernah bergabung di G3. Sebelum naik panggung petrucci selalu melakukan pemanasan atau pelemasan jari, dan trik ini selalu dilakukan oleh para gitaris lainnya. Tidak ada salahnya jika Sobat mengadopsi gaya dan trik ini untuk melatih ketrampilan jari-jari sekaligus buat pemanasan dan senam jari Sobat ...
petrucci_lick

Semoga Bermanfaat ...

Mengenal Guitar effeck atau Efek Gitar

| 1 komentar

Guitar effeck atau Efek Gitar adalah suatu perangkat elektronik yang fungsinya untuk mengubah suara Gitar itu sendiri sehingga berbeda dari suara aslinya biasanya untuk menjernihkan suara aslinya atau membuat aneka suara distorsi/berisik seperti di musik-musik Rock.
Pada awalnya Efek ini datang dari efek tunggal / singel pedal / Stombox yang dibangun dalam satu pedal saja, yang kemudian tumbuh sesuai dengan kemajuan tehnologi menjadi seperti : 

Amplifier built-in
Efek ini merupakan efek pertama yang banyak digunakan secara teratur oleh para pemain gitar. sampai sekarang. Dari akhir 1940-an, Gibson Gitar Corp mulai membuat sirkuit vibrato di combo amplifier. Dan kemudian diikuti oleh Ray Butts amp EchoSonic Tahun 1950 yang pertama membuat fitur "slapback" atau suara gema, yang kemudian populer di pakai oleh gitaris-gitaris dunia.

Amplifier Built-in Effect

Pada tahun 1950-an, Efek tremolo, vibrato dan reverb mulai dibuat sebagai built-in efek pada amplifier gitar.

Stomboxes
Efek Pedal atau singel pedal, berbentuk seperti kotak sabun pada awal dibuatnya untuk satu Stombox ini hanya bisa menghasilkan satu jenis suara tetapi sekarang sudah ada yang bisa menghasilkan lebih dari dua suara dan Efek Jenis ini juga bisa dirangkai secara paralell agar suara yang dihasilkan ladi lebih unik.   Dengan  berkembangnya tehnologi lahirlah Multi-effect processors.

Rackmounts
Efek nya tersusun dan terpasang pada suatu rak yang standar dan berisi atas beberapa Efek biasanya untuk ukuran raknya sekitar 19 Inci.
Rackmounts

Ada beberapa Jenis Efek yang paling umum dijumpai atau beberapa klasifikasi umum untuk Efek Gitar :

Distorsi
Efek ini biasanya memiliki suara yang berisik yang suaranya berbasis pada suara amplifier tabung overdrive, termasuk disini Fuzz efek

Dyinamics
Efek ini disebut volume dan amplitude effects, Efek ini memodifikasi suara gitar. Ini adalah efek pertama yang diperkenalkan untuk gitaris.

Reverb/Delay
Efek ini memberikan suara seakan-akan suara itu tertunda dan bergema. Sementara saat ini efek ini sudah disisipkan ke amplifier gitar dan datang sebagai unit rackmounts yang terpisah, efek ini juga tersedia dalam bentuk stompboxes dan multi-efek prosessor.

Pitch Modulation
Termasuk dalam kategori ini yaitu flangers, wah-wah pedals, phase shifters, chorus, pitch shifters.
Mudah-mudahan Bermanfaat yahh...
http://bermain-gitar.blogspot.com

Teknik Belajar Gitar Melodi Untuk Pemula

Kamis, 01 Maret 2012

| 6 komentar
Hallo,Semuanya.Kali ini saya akan memposting tentang teknik belajar gitar melodi untuk pemula.Sebenarnya,artikel ini hasil copas dari http://dungeonvega.blogspot.com

PhotobucketArtikel ini saya bikin khususnya bagi temen2 yang baru belajar gitar ,tapi yang udah menguasai kunci2 dasarnya dari (A) sampai (G) juga minor hingga mayornya,jadi bagi temen2 yang blom bisa kunci dasarnya harap belajar dulu lewat buku atau dari temen lho.
O.k langsung saja ke TKPnya.
Dalam belajar melodi,yang perlu dipersiapkan adalah:
1.Gitar (kalau ada yang mempunyai 23 blok)
2.tape recorderSetelah alat dan bahan tersedia barulah kita mulai opsi lanjutan.
Dalam belajar melodi.ada beberapa teknik yang harus kita kuasai.
1.felling,(peka pada nad)
Inilah poin pertama yang harus kita kuasai,asahlah pendengaran kita pada nada2,caranya:cocokkan setiap nada pada blok2 gitar.misalnya:blok keempat dari senar no.5 atau nada C (do),cari nada yang sama dengan nada (do)dari senar 1 hingga senar 6.ulang berkali-kali hingga kita mampu membedakan masing2 nada pada blok tiap2 senar.
2.kelincahan jari
latihlah kelincahan jari kita dengan senam jari tiap pagi atau sebelum latihan,bisa juga dengan bermain melodi asal asalan yang tujuannya untuk adaptasi.
3.menentukan not pada kunci nada.
Artinya kita tentukan petikan not tertentu pada kunci,biasanya petikan tsb ada tiga not.misal:kita gunakan kunci (C) titik notnya adalah =C,G,A titik ini adalah titik yang kita tekan pada jari,juga seterusnya coba praktekkan dengan kunci lain.setelah kita tahu titik notnya barulah kita gunakan felling kita untuk menentukan petikan pertama saat kita menggunakan kunci2 tsb.tapi ingat petikan pertama tidak selalu dengan not yang sama pada kunci, misal: pada kunci C tidak selalu petikan notnya juga nada c .
4.praktekkan cari melodi
Setelah kita tahu titik notnya, baru kita cari melodi dari lagu2 yang kita dengar di tape recorder,carilah lagu2 yang melodinya lamban atau lagu slow,tapi sebelumnya kita harus tahu kunci lagu tsb.setelah itu gunakan felling kita dengan menirukan melodi lagu tsb.
5.mengiringi lagu di tape recorder
Sebelum kita mengiringi musik,setel dulu kunci kita dengan lagu di tape.caranya:jika di musik kuncinya (C) ,cocokkan dengan titik notnya di (C),kalau belum cocok seteli lagi hingga cocok.setelah pas barulah kita iringi musik tsb.
6.bermain bareng temen
Nah disinilah praktek sesungguhnya,ajaklah beberapa teman untuk main bersama.tapi setelan gitarnya harus sama,cobalah lagu yang sudah kita hafal kunci dan melodinya untuk kita praktekkan,usahakan teman anda juga menguasai kunci lagu tsb.jadi ndk tulalit.mainkan berulang2 dan perbaiki kesalahan2 yang kita buat.
7.main di studio
Setelah berbagai praktek2 yang kita lakukan sendiri atau sama teman dan sudah menguasai bebera aransemen lagu barulah kita praktekkan di studio,tidak usah harus bagus yang penting mencoba.
Tapi yang terpenting dalam belajar gitar itu adalah niat,bukan bakat,karena bakat akan menyusul kemudian.
Tips2 dan teknik diatas merupakan pengalaman pribadi saya,yang sudah saya praktekkan sebelumnya,karena saya belajar gitar secara otodidak dengan sharing beberapa teman.jadi jangan malas untuk belajar siapa tahu kelak anda menjadi gitaris terkenal macam,slash,santana,atau kayak saya....he...he.
Ok selamat mencoba teknik-teknik dari saya ,semoga berguna bagi anda.

Heinrich Rudolf Hertz

Rabu, 22 Februari 2012

| 0 komentar

Heinrich Rudolf Hertz

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Heinrich Rudolf Hertz
Heinrich Rudolf Hertz.jpg
Lahir 22 Februari 1857
Hamburg
Meninggal 1 Januari 1894 (umur 36)
Bonn, Germany
Tempat tinggal Jerman
Warga negara Jerman
Bidang Fisika
Elektronika
Institusi University of Kiel
University of Karlsruhe
University of Bonn
Alma mater University of Munich
University of Berlin
Pembimbing doktoral Hermann von Helmholtz
Dikenal atas Radiasi Elektromagnetik
Efek fotolistrik
Heinrich Rudolf Hertz (22 Februari 1857 - 1 Januari 1894) adalah fisikawan Jerman yang menemukan pengiriman energi listrik dari 2 titik (point) tanpa kabel (nirkabel). Penemuannya yang paling mutakhir adalah electric charge jump.
Namanya diabadikan dalam satuan frekuensi hertz.
Hertz adalah unit SI untuk frekuensi. Kata Hertz dipilih untuk menghargai jasa Heinrich Rudolf Hertz atas kontribusinya dalam bidang elektromagnetisme. Hertz menyatakan banyaknya gelombang dalam waktu satu detik (1 Hertz = 1 gelombang per detik). Unit ini dapat digunakan untuk mengukur gelombang apa saja yang periodik. Contoh: Frekuensi dari gerak bandul jam dinding adalah 1 Hz.
Hertz menuntut pendidikan di Institusi University of Kiel, University of Karlsruhe, University of Bonn. Almamaternya di University of Munich, University of Berlin. Dia seorang Pembimbing doktoral dari Hermann von Helmholtz. Dia juga dikenal atas penemuan tentang Radiasi Elektromagnetik dan Efek fotolistrik.
Heinrich Rudolf Hertz dianggap sebagai Tokoh yang paling berjasa dalam bidang Elektromagnetisme, cabang fisika tentang medan elektromagnetik yang mempelajari mengenai medan listrik dan medan magnet. Medan listrik dapat diproduksi oleh muatan listrik statik, dan dapat memberikan kenaikan pada gaya listrik. Medan magnet dapat diproduksi oleh gerakan muatan listrik, seperti arus listrik yang mengalir di sepanjang kabel dan memberikan kenaikan pada gaya magnetik.
Istilah "elektromagnetisme" berasal dari kenyataan bahwa medan listrik dan medan magnet adalah saling "berpelintiran"/terkait, dan dalam banyak hal, tidak mungkin untuk memisahkan keduanya. Contohnya, perubahan dalam medan magnet dapat memberikan kenaikan kepada medan listrik; yang merupakan fenomena dari induksi elektromagnetik, dan merupakan dasar dari operasi generator listrik, motor induksi, dan transformer.
Istilah elektrodinamika kadangkala digunakan untuk menunjuk kepada kombinasi dari elektromagnetisme dengan mekanika. Subjek ini berkaitan dengan efek dari medan elektromagnetik dalam sifat mekanika dari partikel yang bermuatan listrik.

Charles Dickens

Selasa, 07 Februari 2012

| 0 komentar
Charles John Huffam Dickens
Charles Dickens 3.jpg
Lahir 7 Februari 1812
Landport, Inggris
Meninggal 9 Juni 1870
Gad's Hill Place, Higham, Kent, Inggris
Pekerjaan Novelis
Kebangsaan Inggris
Kewarganegaraan Inggris
Aliran Sastra Roman
Karya terkenal Oliver Twist
A Christmas Carol
A Tale of Two Cities
Istri/Suami Catherine Thomson Hogarth



Tanda tangan Charles Dickens Signature.svg
Charles John Huffam Dickens (lahir di Landport, Inggris, 7 Februari 1812 – meninggal di London, 9 Juni 1870 pada umur 58 tahun) adalah seorang penulis roman atau novel ternama dari Inggris dari masa pemerintahan Ratu Victoria dari Britania Raya.
Dickens bahkan sampai sekarang masih populer dan semua bukunya masih bisa dibeli. Banyak dari buku-buku juga sudah dibuat menjadi film. Sepanjang kariernya Dickens mencapai popularitas mendunia, mendapatkan reputasi untuk cara menulis cerita yang sangat baik dan untuk tokoh-tokoh ceritanya. Ia dianggap sebagai salah satu penulis Inggris yang paling penting. Dia adalah novelis yang paling terkenal dan terbaik di era Victorian dan juga seseorang yang aktif melakukan perkerjaan sosial.
Kepopularitasan novel-novel dan cerita-cerita pendek selama masa hidupnya sampai hari ini bisa terbukti dari fakta bahwa penerbitnya tidak pernah kehabisan semua itu. Semasa hidupnya, Dickens menulis novel dengan beberapa serial, sebuah teknik yang umum dipakai untuk menulis fiksi pada waktu itu. Setiap bagian dari cerita yang ditulis Dickens sangat diharap-harapkan oleh publik yang membaca ceritanya.

Daftar isi

 [sembunyikan] 
  • 1 Masa Hidup
  • 2 Kehidupan Cinta
  • 3 Kematian
  • 4 Karya utama
  • 5 Karya lainnya
  • 6 Cerpen
  • 7 Referensi
  • 8 Pranala luar

    Masa Hidup

    Charles Dickens lahir di Landport, dekat Portsmouth, Hampshire, pada tanggal 7 Februari 1812. Ia adalah anak kedua dari John Dickens (1786-1851) dan Elizabeth Dickens née Barrow (1789–1863). Ketika berusia lima tahun, keluarganya pindah ke Catham, Kent. Pada usianya yang kesepuluh, keluarganya pindah ke 16 Bayham Street, Camden Town di London. Ia adalah seorang penulis reformis (penulis yang menulis tentang hal-hal buruk untuk mengubah keadaan masyarakat menjadi lebih baik).
    Ayah Dickens bekerja di kantor yang mengurusi gaji angkatan laut. Meskipun berpenghasilan baik, namun ketidakmampuan mengatur pengeluaran mengantarkannya ke penjara Marshalsea. Ketika nenek dari ayahnya meninggal, uang warisan yang diperoleh digunakan untuk membayar hutang. Ayahnya dibebaskan dari penjara setahun kemudian, dan Dickens pun berhenti bekerja.
    Meskipun mengalami kesulitan finansial, orang tua Dickens sempat menyisihkan sebagian uang untuk mengirim salah seorang anak mereka bersekolah. Mereka memilih seorang anak yang mereka anggap paling berbakat, dan menaruh seluruh harapan padanya. Tapi yang terpilih bukan Dickens, melainkan saudara perempuannya, Fanny, yang berbakat di bidang musik. Ia dikirim ke akademi tidak lama sebelum ayahnya dipenjara. Namun awal tahun 1827, Dickens berkesempatan bersekolah di Wellington House Academy. Di bulan Mei, ia mendapatkan posisi di firma hukum Ellis and Blackmore berkat koneksi ibunya, yang memaksanya berhenti sekolah. November 1828, ia pindah ke firma hukum Charles Molley, masih dengan posisi yang sama namun hanya bertahan selama lima bulan, karena merasa hukum bukan karier yang cocok untuknya.
    Pekerjaan berikut adalah petugas steno pengadilan, pada tahun 1829. Sebelumnya, ia harus lebih dahulu mempelajari sistem Gurney untuk menulis cepat, yang dikuasainya dengan mudah berkat ingatan kuatnya. Selama masa ini, sesungguhnya ia berkesempatan menjadi seorang aktor. Dia bahkan hendak mengikuti audisi untuk Lyceum Theater, namun ia jatuh sakit. Di usia 18 tahun, Dickens kerap tampil membacakan karya-karya William Shakespeare, History of England oleh Goldsmith, juga Short Account of The Roman Senate karya Berger.
    Dickens lalu menjadi reporter untuk True Sun (1830-1832), Mirror of Parliament (1832-1834), dan The Morning Chronicle (1834-1836). Dickens dikenal sebagai reporter yang akurat dan cepat.
    Tahun 1833, karier sebagai penulis fiksi dimulai melalui cerita-cerita pendek dan esai. Esai pertamanya yang dipublikasikan adalah A Dinner at Poplar Walk, pada Desember 1833 di Monthly Magazine.
    Sketches By Boz diterbitkan dalam bentuk buku pada tahun 1936, dengan ilustrasi oleh George Cruikshank. Selanjutnya, The Posthumous Papers of The Pickwick Club atau The Pickwick Papers diterbitkan secara bulanan dari April 1836 hingga November 1837. Selama masa awal perilisan The Pickwick Papers, Dickens berhenti sebagai reporter surat kabar untuk menjadi editor majalah bulanan Bentley’s Miscellany. Oliver Twist adalah karya pertamanya yang diterbitkan secara berseri di Bentley’s Miscellany pada tahun 1837. Dickens dikenal sebagai seorang penulis yang sangat produktif. Bahkan sebelum Oliver Twist berakhir, Dickens sudah mulai menerbitkan Nicholas Nickleby secara bulanan pada tahun 1838. Dilanjutkan dengan The Old Curiosity Shop dan Barnaby Rudge di tahun yang sama, 1841.
    Setelah merilis catatan perjalanan ke Amerika Serikat dalam American Notes (1842); tahun 1843, A Christmas Carol diterbitkan. Menyusul Martin Chuzzlewit (1843-1844), The Chimes (1845), The Cricket on The Heart (1846), dan Dombey and Son (1846-1848).
    Tahun 1850, Dickens mendirikan sebuah jurnal mingguan bernama Household Words yang memuat karya-karyanya, yaitu A Child's History of England (1851-1853), Hard Times (1854), A Tale of Two Cities (1859), dan Great Expectations (1860-1861). Di samping itu, Dickens juga menulis antara lain David Copperfield (1849-1850), Bleak House (1852-1853), Little Dorrit (1855-1857), dan Our Mutual Friend (1864-1865).
    Namun selama periode ini, Dickens dirundung kemalangan. Pada tahun 1850, ayah Dickens meninggal dunia. Pada tahun yang sama, anak kesembilan Dickens, Dora, meninggal setelah delapan bulan dilahirkan. Kemudian pada tahun 1863, ibunda Dickens wafat. Setahun kemudian, anak keempatnya, Walter, meninggal dunia di India, meninggalkan banyak hutang. Ia juga bermasalah dalam pernikahannya yang berujung pada perceraian pada tahun 1858.
    Pada tahun perceraiannya, Dickens banyak terlibat dalam pertunjukkan pembacaan karya-karya sastra. Tidak hanya menulis, ia juga ikut membacakan, memberinya kesempatan mengekspresikan kecintaannya pada dunia panggung. Ia tampil di lebih dari 400 kali. Pertunjukan ini membuatnya kelelahan dan sakit; sehingga saat kesehatannya jauh menurun, ia dilarang tampil kembali oleh dokter.
    Di tengah kesehatannya yang terus memburuk, pada tahun 1869, ia mulai menulis The Mistery of Edwin Drood yang mulai diterbitkan tahun 1870. Kemudian, tanggal 9 Juni, Dickens meninggal dunia secara tiba-tiba di Gad’s Hill Place, rumah impiannya sejak kecil yang dibelinya pada tahun 1856, dan dimakamkan di Westminser Abbey. The Mistery of Edwin Drood adalah karya terakhirnya yang tidak selesai ditulis.

    Kehidupan Cinta

    Kesuksesan Dickens dalam menulis The Pickwick Papers diikuti dengan pernikahannya pada April 1836 dengan Catherine Hogarth, adik kandung George Hogarth, editor The Morning Chronicle; setelah melalui masa satu tahun pertunangan, dan dua tahun setelah pertemuan pertama mereka. Tiga tahun sebelumnya, ia berpisah dengan cinta pertamanya, Maria Beadnell, yang pertama kali dikenalnya pada tahun 1830. Maria adalah inspirasi Dickens bagi tokoh Dora, istri pertama David Copperfield.
    Namun, sebagian pengamat berpendapat bahwa inspirasi Dickens untuk tokoh Dora adalah Mary Hogarth, adik Catherine yang tinggal bersama mereka dan meninggal di lengan Dickens pada usia 17 tahun. Dickens diduga lebih mencintai Mary; ia bahkan meminta dimakamkan di samping Mary, dan selalu memakai cincinnya hingga ia meninggal. Dickens juga diduga jatuh cinta pada saudari Catherine yang lain, yaitu Georgina Hogarth, yang tinggal bersama mereka pada tahun 1842 dan membantu mengurus rumah tangga mereka.
    Ketika Dickens sedang dirundung masalah dalam pernikahannya, pada tahun 1857, Dickens bertemu dengan Ellen Ternan, yang kemudian mendampinginya hingga akhir hidupnya. Ellen, beserta ibu dan kakak perempuannya, terlibat dalam sebuah produksi drama komersil yang disponsori oleh Dickens. Dickens bercerai dengan istrinya pada Juni 1858, namun Dickens tidak pernah menikahi Ellen Ternan.

    Kematian

    Pada tanggal 8 Juni 1870, Dickens mengalami stroke di rumahnya, setelah bekerja sehari penuh di Edwin Drood. Keesokan harinya, pada tanggal 9 Juni, dan bersamaan juga dengan peringatan lima tahun kecelakaan kereta api Staplehurst 9 Juni 1865, ia meninggal di Hill Place Gad. Meskipun ia ingin dimakamkan di Rochester Chatedral "dengan cara murah, bersahaja, dan sangat pribadi," ia kemudian dikuburkan di Poets' Corner di Westminster Abbey.[1]Sebuah batu nisan terpancang di makamnya, dan berbunyi: "Untuk mengenang Charles Dickens (penulis Inggris yang paling populer) yang meninggal di kediamannya, Higham, dekat Rochester, Kent, 9 Juni 1870, di usia 58 tahun. Dia simpatisan dengan orang yang miskin, mengalami penderitaan, dan tertindas; Dan dengan kematiannya, Inggris kehilangan salah satu penulis terbesar yang ada di dunia".[2] Kata-kata terakhir Dickens, sebagaimana dilaporkan dalam berita kematian di The Times adalah:
    “ Be natural my children. For the writer that is natural has fulfilled all the rules of art.[3] ”
    Yang berarti "Bersikaplah alami anakku. Karena penulis yang alami telah memenuhi semua aturan seni."
    Pada Minggu, Juni 19, 1870, lima hari setelah pemakaman Dickens di Abbey, Kepala Gereja Arthur Penrhyn Stanley menyampaikan syair memorial, memujinya dengan "sosok humoris yang ramah dan penuh kasih yang sekarang kita berduka atas kepergiannya", kemudian menunjukkan dengan melanjutkan "yang bahkan ketika berurusan dengan adegan terkelam dan karakter yang paling rusak sekalipun, seorang jenius masih tetap bersih, dan kegembiraan menjadi hal tak berdosa." Menunjuk ke bunga segar yang menghiasi kuburan sang novelis, Stanley meyakinkan mereka yang hadir bahwa "tempat itu sejak saat itu akan menjadi salah satu tempat suci bagi Dunia Baru maupun Dunia Lama, seperti halnya bagi para wakil sastra, tidak di pulau ini saja, tetapi bagi semua orang yang bicara dengan bahasa Inggris."[4]
    Dickens berwasiat agar tidak perlu ada monumen peringatan yang didirikan untuk menghormati dirinya. Hanya ada satu patung perunggu seukuran Dickens, yang pada tahun 1891 dibuat oleh Francis Edwin Elwell, diletakkan di Clark Park di Spruce Hill daerah Philadelphia, Pennsylvania di Amerika Serikat. Sofa tempat di mana dia meninggal disimpan di Museum Tempat Kelahiran Dickens di Portsmouth

    Karya utama

  • The Pickwick Papers (1836)
  • Oliver Twist (1837–1839)
  • Nicholas Nickleby (1838–1839)
  • The Old Curiosity Shop (1840–1841)
  • Barnaby Rudge (1841)
  • Buku-buku tentang Natal:
  • Martin Chuzzlewit (1843-1844)
  • Dombey and Son (1846–1848)
  • David Copperfield (1849–1850)
  • Bleak House (1852–1853)
  • Hard Times (1854)
  • Little Dorrit (1855–1857)
  • A Tale of Two Cities (11 Juli 1859)
  • Great Expectations (1860–1861)
  • Our Mutual Friend (1864–1865)
  • The Mystery of Edwin Drood (belum selesai) (1870)

Karya lainnya

Cerpen

  • "A Christmas Tree”
  • "A Message from the Sea”
  • "Doctor Marigold”
  • "George Silverman’s Explanation”
  • "Going into Society”
  • "Holiday Romance”
  • "Hunted Down”
  • "Mrs. Lirriper’s Legacy”
  • "Mrs. Lirriper’s Lodgings”
  • "Mugby Junction”
  • "Perils of Certain English Prisoners”
  • "Somebody’s Luggage”
  • "Sunday Under Three Heads”
  • "The Child’s Story”
  • "The Haunted House”
  • "The Haunted Man and the Ghost’s Bargain”
  • "The Holly-Tree”
  • "The Lamplighter”
  • "The Seven Poor Travellers”
  • "The Trial for Murder”
  • "Tom Tiddler’s Ground”
  • "What Christmas Is As We Grow Older”
  • "Wreck of the Golden Mary”
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/charles_dickens

Musik

Followers

 

Lorem

Avenged Sevenfold-Dear God

Free Music Sites
Free Music Online

free music at divine-music.info

Ipsum

Dolor